Aspek Sosial, Budaya, Ekonomi, Etika dan Legal dalam Penggunaan Informasi

 Pembahasan Teori Pengertian Etika Ber-internet (Netiket)

Apa yang dimaksud dengan etika ber-internet? Etika berasal dari bahasa yunani kuno ethikos yang berarti timbul dari kebiasaan. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep benar-salah, baik-buruk serta tanggung jawab. Sedangkan Internet merupakan kependakan dari Interconnection-networking  yang memiliki pengertian seluruh jaringan komputer yang saling terhubung yang menggunakan standar sistem global Transmission Contril Protocol/Internet Protocol Suite(TCP/IP). Jadi, Netiket adalah pedoman dalam melakukan interaksi dengan sesama penguna Internet. Standar Netiket sendiri ditetapkan oleh sebuah badan yang bernama IETF (The Internet Engineering Task Force), sebuah komunitas internasional yang merupakan kumpulan dari peneliti, perancang jaringan danoperator yang berperan dengan pengoperasian internet. Internet juga jaringan yang menghubungkan komputer diseluruh dunia tanpa dibatasi oleh jumlah unit menjadi satu jaringan yang bisa saling mengakses. Dengan internet tersebut, satu komputer dapat berkomunikasi secara langsung dengan komputer lain diberbagai belahan dunia.Alasan mengapa era ini memberikan dampak yang cukup signifikan bagi berbagai aspek kehidupan.

a. Informasi pada internet bisa diakses 24 jam dalam sehari 

b. Biaya murah dan bahan gratis

c. Kemudahan akses informasi dan melakukan transaksi

d. Kemudahan membangun relasi dengan pelanggane. Pengguna internet telah merambah ke berbagai penjuru

Pentingnya Etika di Dunia Maya

Hadirnya internet dalam kehidupan manusia telah membentuk komunitas masyarakat tersendiri. Surat menyurat yang dulu dilakukan secara tradisional(merpati pos atau kantor pos) sekarang bisa dilakukan hanya dengan duduk dan mengetik surat tersebut di depan komputer. Beberapa alasan mengenai pentingnya etika dalam dunia maya adalah sebagai berikut:

a. Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda. 

b. Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam duniaanonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi.

c. Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak etis seperti misalnya ada juga penghuni yang sukaiseng dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.

d. Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiapsaat dan memungkinkan masuknya “penghuni” baru didunia maya tersebut. 

Beberapa Contoh Etika dalam Ber-Internet

Dengan meningkatnya jumlah pengguna internet, otomatis rawan terjadinya gesekan-gesekan antar sesama pengguna internet. Untuk itulah diperlukan suatu etika yang berfungsi sebagai pedoman kita dalam menggunakan internet, dan berikut ini adalah contoh beberapa etika ber-internet :

1. Perhatikan dalam penggunaan huruf Kapital dalam penulisan suatu informasi, penggunaan huruf kapital haruslah diperhatikan. Jangan menggunakan huruf kapital sembarangan. Karena penggunaan huruf kapital yang tidak tepat dapat disalah artikan oleh para pengguna internet lainnya. Misalnya penggunaan huruf kapital yang tidak

 tepat mencerminkan seseorang yang sedang marah. Biasanya penggunaan huruf kapital digunakan untuk sebuah singkatan atau nama sebuah badan atau organisasi.

2. Hati-hati terhadap informasi yang kita terimaLewat internet kita bisa mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya.Baik itu spam, beritahoax dan lain-lain. Untuk itulah coba cari referensisumber berita yang terpercaya. Atau carilah sumber informasi lain jika anda ingin mengetahui apakah informasi yang anda terima itu benar atau tidak.

3. Penggunaan “CC” di e-mail Sebagian dari pengguna e-mail bisa jadi adalah orang awam yang kurang paham atau jarang sekali menggunakan e-mail. Jika orang tersebut adalahanda, maka jangan mencantumkan nama-nama pada kolom “CC” pada form pengiriman e-mail. Karena jika melakukan hal tersebut semua orang yang menerima e-mail anda bisa melihat alamat-alamat e-mail orang lain. Untuk itu gunakan selalu “BCC” adar setiap orang bisa melihat emailnya sendiri. 

4. Penggunaan format HTMLDalam pengiriman sebuah e-mail, jangan sekali-sekali mencoba format html jika kita tidak yakin apakah orang yang menerima e-mail kita bisa membaca kode html.

5. Pengiriman file atau Attachment di E-mail Jangan sembarangan dalam men-attach file lewat e-mail. Perhatikan size file yang akan kita attach. Jangan sampai terlalu besar. Karena hal tersebut berdampak pada kepada si penerima e-mail kita. Solusinya cobalah sebelummeng-attach, file yang akan kita kirim dikompres terlebih dahulu agar ukuran file-nya bisa minimalisir.

6. Penggunaan kutipan  Biasanya ketika kita aktif di forum maka anda akan melihat komentar 2orang yang disertai dengan kutipan dari postingan orang yang dikomentar tersebut. Terkadang kita juga melihat komentar orang yang mengambilkeseluruhan postingan orang yang dikomentari. Hal tersebut sebenarnyakurang tepat. Mengapa? Karena dengan seperti itu akan mengakibatkan bandwith server menjadi berat dan akses untuk membuka postingan tersebutmenjadi lama karena komentar yang menjadi panjang akibat kutipan-kutipanyang tidak perlu.

7. Private Message Yang namanya private tentunya bukan menjadi bahan untuk publik. Olehkarena itu ada baiknya kita jangan mengumbar private message ke area publik. Selain itu, informasi-informasi yang bersifat privasi sebaiknya disampaikan lewat private message.

8. Sumber dari Informasi yang kita sampaikanJika kita membuat suatu postingan di blog yang sumber tulisan tersebut berasal dari tulisan atau blog orang lain, ada baiknya kita mencantumkansumber tulisan tersebut. Karena ibaratnya tulisan itu seperti sebuah karyaseni. Apabila kita sebar luaskan tanpa mencantumkan penulis aslinya makaibaratnya seperti kita mengakui karya seni orang lain.

9. Hindari personal Attack Sering kali dalam forum di dunia maya terdapat debat-debat antar sesama pengguna internet. Terkadang hal tersebut bisa memanas sehingga kosa katayang disampaikan tidak sopan. Meski begitu jangan sekali-sekali menggunakan kelemahan lawan debat anda sebagai senjata anda untuk memenangkan debat, karena hal tersebut akan menunjukan bahwa betapadangkalnya pengetahuan anda. 

Pelanggaran Etika di Dunia Maya

Seperti halnya etika dalam kehidupan bermasyarakat, sanksi yang diperoleh terhadap suatu pelanggaran adalah sanksi sosial. Sanksi sosial bisa saja berupa teguran atau bahkan dikucilkan dari kehidupan bermasyarakat. Demikian juga dengan pelanggaran etika berinternet. Sanksi yang akan diterima jika melanggar etika atau norma-norma yang berlaku adalah dikucilkan dari kehidupan berkomunikasi berinternet. Seperti apabila kita memiliki akun disebuah forum, ketika kita melakukan pelanggaran baik menerbitkan tulisan yang berbau SARA, pornografi, ataupun menjelek-jelekan orang atau kelompok lain maka akun kita dapat di nonaktifkan atau di banned dari forum tersebut.

Cyber Bullying

Pengertian Cyberbullying

Cyber bullying adalah kekerasan yang di lakukan oleh seseorang atau sekelompok orang yang menggunakan bantuan alat elektronik yang di lakukan secara berulang kali atau terus menerus pada seseorang yang sulit membela dirinya (Smith dkk., 2008; dalam Alamsyah, 2013).

Aspek-aspek Cyberbullying

Bentuk-bentuk praktek cyberbullying yang sering dilakukan antara lain:

  1. Mengirimkan email dan sms yang berisikan cacian dan hinaan.
  2. Menyebarkan gossip atau berita buruk yang tidak menyenangkan melalui jejaring sosial berupa komentar, gambar dan status yang dibuat.
  3. Menggugah atau membeberkan beberapa identitas target tanpa ijin.
  4. Mengunggah video yang memalukan yang bisa di akses semua orang.

Willard (2007; dalam Sylmia, 2012) menyebutkan macam-macam jenis cyberbullying sebagai berikut:

  1. Flaming (terbakar): yaitu mengirimkan pesan teks yang isinya merupakan kata-kata yang penuh amarah dan frontal. Istilah “flame” ini pun merujuk pada kata-kata di pesan yang berapi-api.
  2. Harassment (gangguan): pesan-pesan yang berisi gangguan yang menggunakan email, sms, maupun pesan teks di jejaring sosial dilakukan secara terus menerus
  3. Denigration (pencemaran nama baik): yaitu proses mengumbar keburukan seseorang di internet dengan maksud merusak reputasi dan nama baik orang tersebut
  4. Impersonation (peniruan): berpura-pura menjadi orang lain dan mengirimkan pesan-pesan atau status yang tidak baik
  5. Outing: menyebarkan rahasia orang lain, atau foto-foto pribadi orang lain
  6. Trickery (tipu daya): membujuk seseorang dengan tipu daya agar mendapatkan rahasia atau foto pribadi orang tersebut
  7. Exclusion (pengeluaran) : secara sengaja dan kejam mengeluarkan seseorang dari grup online.
  8. Cyberstalking: mengganggu dan mencemarkan nama baik seseorang secara intens sehingga membuat ketakutan besar pada orang tersebut.

Alat yang di gunakan untuk melakukan cyber bullying menurut Sheri Bauman (2008; dalam Sylmia, 2012) yaitu Instant Message (IM), Chatroom, Trash Polling Site, Blog, Bluetooth bullying, dan situs-situs jejaring sosial

Bhat (2008; dalam Sylmia, 2012) dalam Australian Journal of Guidance & Counselling menyebutkan salah satu alat cyberbullying adalah mobile phone. Fitur yang digunakan dalam mengintimidasi adalah mengirimkan pesan teks atau sms, gambar, ataupun video yang mengganggu korban.

Referensi :

https://www.academia.edu/9388625/NETIKET_Etika_dalam_penggunaan_Internet

abduljalil.web.ugm.ac.id/2015/02/12/cyberbullying/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *